Rabu, 11 Februari 2015

Mendadak Jalan :D (Air Terjun Watu Wondo)

Assalamu’alaikum Abang sama Eneng :D
Alhamdulillah sehat kan? Sehat selalu yess

Hari ini aku berkunjung lagi ke salah satu keindahan Jogja nih..
Ceritanya, tadi siang ada kegiatan bareng Mba Yek. Selesainya masih pagi, sekitar jam 10. Aku kan belum mau pulang tuh, hhe... Makanya aku langsung mengajak dan meyakinkan Mba Yek untuk maen ke Watu Wondo dan dengan girangnya dia mengiyakan ajakanku, hha..

Watu Wondo / Tuwondo itu air terjun yang ada di Lemah Abang, Banyakan 3, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Kalo dari perempatan timurnya Kidsfun ke selatan aja terus sampai nanti ketemu PT. Adi Satria Abadi (kiri jalan). Dari situ, lurus dikit terus ada gang masuk (kiri jalan) yang atasnya ada plakat “Aluminium & Kaca”. Ikutin jalan kapung ini aja, nanti tanya warga sekitar uda pada tau kok.

Sampai di sana, kami langsung memakirkan motor dan berjalan ke lokasi air terjun. Sepulangnya dari air terjun kami sedikit bertanya-tanya kepada Bapak Sukardi, penjaga parkir air terjun ini. Ini nih info yang kami dapat dari beliau.

Air terjun ini dinamankan Watu Wondo karena ada 3 air terjun yang mengalir dan bertingkat-tingkat gitu. Dari tempat parkir berjalan ke arah timur akan menemukan air terjun kedua. Air terjun yang pertama ada di atasnya kira-kira sejauh 200 meter berjalan kaki melewati persawahan warga. Air terjun pertama ini kira-kira tingginya 7 meter. Sedangkan air terjun yang ketiga berada di bawah air terjun kedua. Jaraknya tidak terlalu jauh namun air yang mengalir tak sederas air terjun sebelumnya.

Beliau juga mengatakan bahwa ada lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di balik bukit selatan air terjun ini. Jaraknya kurang lebih 3 km. TPA Piyungan ini menjadi lokasi pembuangan sampah dari  tiga wilayah, yakni Kodya, Bantul, dan Sleman. Oleh karena itu, tadi waktu kami di sana mencium aroma yang kurang sedap. Bapak Sukardi mengatakan bahwa aroma ini hanya tercium di waktu-waktu tertentu saja. Jadi rejeki kami tadi yang kesana dan mendapat sambutan aroma yang tidak enak itu, :D

Oiya Bapak Sukardi tadi cerita, kalo yang pertama kali memperkenalkan air terjun ini ke publik itu putranya, Mas Lilik namanya J Mas Lilik baru mempromosikan air terjun ini pertengahan bulan Desember tahun lalu dan alhamdulillah uda banyak pengunjung sampai sekarang terutama di hari Minggu.

Ini nih, beberapa foto-fotonya..


Selamat datang di Air Terjun Watu Ondo :D
 Parkirannya masih sempit, disana juga ada warung yang buka (Bu Sukardi yang jaga)

 Jalan kaki dulu yaa, kira-kira 50 meter jauhnya untuk sampai ke air terjun

Sesampainya di air terjun kami mendapati tiga anak sekolahan yang duduk-duduk di sini. Waktu kami tanya kok jam segini uda pulang mereka cuma senyam-senyum aja, duh deeek ..




Ini foto air terjunnya gaess

Di sebelah barat air terjun ada bebatuan tinggi yang dialiri air juga, tapi sedikit jumlah airnya


Beberapa titik sepanjang jalan setapak sudah tersedia papan “Jagalah kebersihan” dan tempat sampahnya. Ini salah satu gambarnya.

Oiya, tadi waktu pulang kami dapat kartu nama Mas Lilik. Beliau mengatakan kalau mau ke sini bisa menghubungi putranya dulu nanya apa air terjunnya ada airnya atau nggak. Air terjun Watu Wondo ini airnya musiman soalnya.
WA         : 02749156691

PIN         : 31544BEC

*Mendadak jalan-jalan itu yang penting niat. Niat nanya jalan ke orang arah ke tempat tujuan :D

Senin, 09 Februari 2015

Kebun Teh Desa Wisata Nglinggo



Keluarga baru :D

Ceritanya kemarin Minggu 8 Februari aku piknik,, yeyeyeee :D (ya beginilah nasib seorang mahasiswi yang jarang piknik, sekalinya piknik girang banget hha)

Piknik kali ini aku maen ke Jogja bagian barat, pucuk pula, hhe.. Aku ke Kebun Teh Di Desa Wisata Nglinggo daerah Samigaluh sana. Aku maen rame-rame. Ada aku, Om Anggi, Ate Lu, Kak Sandi, Pak Dwi, Mbk Ekta, Dedek Fadil, Mas Eko, Mbk Benard, Mas Jack, sama Si Malin (habis dikoreksi sama yang punya nama nih, jadi lengkapnya adalah Malindo Herdika :D ).  
Kita berangkat dari Godean, Jogja sekitar jam 08.45 padahal janjian kumpulnya jam 08.00. Anggep aja waktu hampir sejamnya itu buat sarapan dulu, hha

Kita berangkat lewat Jalan Wates terus ke Pasar Sentolo. Sebenernya lewat jalan Godean juga bisa, tapi kemaren janjian ketemu sama mas Jack (tour guide) di deket Pasar Sentolo. Setelah ketemu sama mas Jack kita melanjutkan perjalanan. Grimis rintik-rintik dan jalanan yang nanjaknya bikin laper pun kita lalui. Ada beberapa titik yang nanjak banget dan panjang, berkelok-kelok pula jalannya. Kemaren motornya kak Sandi sempet gak kuat alhasil ate Lu pun harun turun dan jalan kaki, hhe.. 

Tiket masuk Desa Wisata Nglinggo ini Rp 3000,-. Nanti setelah tempat pembayaran tiket jalan sedikit ada penunjuk arah ke curug tapi lupa kemaren apa nama curugnya hhe..

Kita sampai di parkiran kira-kira jam 11.00. Parkirannya ada dua, di bawah sama di atas. Kemarin kita parkir yang di atas soalnya yang bawah uda penuh. Ternyata kebun tehnya itu gak terlalu luas, Cuma beberapa bukit gitu.

Ini kita lagi di Kebun Teh nya

Payungan dulu yaa, panas siee, :D

Ini balitanya yang mana cobaa :D

Habis nyusup-nyusup di kebun teh, kita memutuskan untuk naik ke bukit yang ada di sebelah barat, di sana view nya bagus. Tenaang, jalan naiknya uda bagus kok. Jalan tanah yang udah tertata gitu. Alhamdulillah kemaren juga ndak habis hujan jadi jalannya nggak licin. Oiya, di sana ada warung yang jualan, jadi kalo gak bawa bekal atau sekedar pengen duduk menikmati mie gelas dan kopi susu ada tempatnya nih :D Kalo yang mau bakso atau jajanan lain juga ada :D

Ini gambar kebun teh dari atas bukit

Ini gambar sebelah selatannya

Di atas bukitnya ada tempat duduk dari bambu gitu. Ndak banyak sie, tapi lumayan lah buat ngistirahatin badan yang abis jalan naik, hhe. Kemarin waktu di atas juga ada bahan material gitu, kayaknya mau dibangun gardu pandang deh.

Capeknya,, duduk dulu yaa
Kita turun dari bukit kira-kira jam 14.00. Aku turunnya sie cepet bisa lari, beda sama naiknya tadi yang selow kayak kura-kura :D

Sesampainya di parkiran, kita siap-siap turun. Perut udah pada keroncongan minta diisi. Bekal yang tadi dimakan nggak bertahan lama mengganjal  perut, hhe.. Kita makan di Jalan Godean Km berapa yaa lupa, yang jelas nggak jauh dari Kali Progo. Habis makan kita pisah, pulang sendiri-sendiri. Hhe

Jogja – Kulon Progo – Jogja – Wonosari. Alhamdulillah nice trip gaess.  :D

*bersama dalam suka maupun duka, terima kasih keluarga baru. (waktu pulang motornya Kak Sandi bannya bocor jadi kita semua nungguin dulu rame-rame baru deh cus makan)

*lihat dan kenali orang lain maka kamu akan tahu siapa dia. Karna dengan melihat saja, tak cukup untuk kita menilai seseorang 

*jaga kesehatan buat kamu. Mau jalan-jalan atau nggak usahain makan teratur dan tidur cukup yaa ;)

Jumat, 06 Februari 2015

Kesayangan ..

Malam yang semakin larut
Sampaikan salamku pada mereka yang kusayang
Mereka yang tlah mengisi hari-hariku
Dengan senyuman, tangis haru, maupun canda tawanya
Terima kasih semuanya
Terima kasih untuk waktu yang tlah diluangkan untuk menemaniku
Barakallah,,
Selalu dalam lindungan dan ridho Nya, aamiin ..

Bismillah...

Assalamu'alaikum .. 

Akhirnya punya blog juga nih :D
Berawal beberapa kali baca blog temen-temen yang informatif dan seru-seru, jadi pengen punya blog sendiri. Berisikan informasi yang kutahu ataupun curahan hati seorang pepick :D
Salam kenal semuanya.
Mari saling berbagi dan memberi manfaat untuk sesama :)

Wassalamu'alaikum ..




Oiya, kamu dapat salam dari Gunung Merapi :D