Assalamu’alaikum Abang sama Eneng :D
Alhamdulillah sehat kan? Sehat selalu yess
Hari ini aku berkunjung lagi ke salah satu keindahan Jogja nih..
Ceritanya, tadi siang ada kegiatan bareng Mba Yek. Selesainya
masih pagi, sekitar jam 10. Aku kan belum mau pulang tuh, hhe... Makanya aku langsung mengajak dan meyakinkan Mba Yek untuk maen ke Watu Wondo dan dengan girangnya dia mengiyakan
ajakanku, hha..
Watu Wondo / Tuwondo itu air terjun yang ada di Lemah Abang, Banyakan
3, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Kalo dari perempatan timurnya Kidsfun
ke selatan aja terus sampai nanti ketemu PT. Adi Satria Abadi (kiri jalan). Dari
situ, lurus dikit terus ada gang masuk (kiri jalan) yang atasnya ada plakat “Aluminium
& Kaca”. Ikutin jalan kapung ini aja, nanti tanya warga sekitar uda pada
tau kok.
Sampai di sana, kami langsung memakirkan motor dan berjalan
ke lokasi air terjun. Sepulangnya dari air terjun kami sedikit bertanya-tanya
kepada Bapak Sukardi, penjaga parkir air terjun ini. Ini nih info yang kami
dapat dari beliau.
Air terjun ini dinamankan Watu Wondo karena ada 3 air terjun
yang mengalir dan bertingkat-tingkat gitu. Dari tempat parkir berjalan ke arah timur akan menemukan air
terjun kedua. Air terjun yang pertama ada di atasnya kira-kira sejauh 200 meter
berjalan kaki melewati persawahan warga. Air terjun pertama ini kira-kira
tingginya 7 meter. Sedangkan air terjun yang ketiga berada di bawah air terjun
kedua. Jaraknya tidak terlalu jauh namun air yang mengalir tak sederas air
terjun sebelumnya.
Beliau juga mengatakan bahwa ada lokasi Tempat Pembuangan
Akhir (TPA) yang ada di balik bukit selatan air terjun ini. Jaraknya kurang
lebih 3 km. TPA Piyungan ini menjadi lokasi pembuangan sampah dari tiga wilayah, yakni Kodya, Bantul, dan Sleman.
Oleh karena itu, tadi waktu kami di sana mencium aroma yang kurang sedap. Bapak
Sukardi mengatakan bahwa aroma ini hanya tercium di waktu-waktu tertentu saja. Jadi
rejeki kami tadi yang kesana dan mendapat sambutan aroma yang tidak enak itu,
:D
Oiya Bapak Sukardi tadi cerita, kalo yang pertama kali
memperkenalkan air terjun ini ke publik itu putranya, Mas Lilik namanya J Mas Lilik baru
mempromosikan air terjun ini pertengahan bulan Desember tahun lalu dan alhamdulillah
uda banyak pengunjung sampai sekarang terutama di hari Minggu.
Ini nih, beberapa foto-fotonya..
Selamat datang di Air Terjun Watu Ondo :D
Parkirannya
masih sempit, disana juga ada warung yang buka (Bu Sukardi yang jaga)
Jalan kaki dulu yaa, kira-kira 50 meter jauhnya untuk
sampai ke air terjun
Sesampainya di air terjun kami mendapati tiga anak
sekolahan yang duduk-duduk di sini. Waktu kami tanya kok jam segini uda pulang
mereka cuma senyam-senyum aja, duh deeek ..
Ini foto air terjunnya gaess
Di sebelah barat air terjun ada bebatuan tinggi yang
dialiri air juga, tapi sedikit jumlah airnya
Beberapa titik sepanjang jalan setapak sudah tersedia
papan “Jagalah kebersihan” dan tempat sampahnya. Ini salah satu gambarnya.
Oiya, tadi waktu pulang kami dapat kartu nama Mas Lilik. Beliau
mengatakan kalau mau ke sini bisa menghubungi putranya dulu nanya apa air
terjunnya ada airnya atau nggak. Air terjun Watu Wondo ini airnya musiman
soalnya.
WA :
02749156691
PIN : 31544BEC
*Mendadak jalan-jalan itu yang penting niat. Niat nanya jalan ke orang arah ke tempat tujuan :D
















